Paul Scholes Kecam Bruno Fernandes Usai Pertanyakan Taktik Michael Carrick, Sarankan Pindah ke Arab Saudi

by
Paul Scholes
Paul Scholes Kecam Bruno Fernandes Usai Pertanyakan Taktik Michael Carrick, Sarankan Pindah ke Arab Saudi

Radioandinabolivia.com, Legenda Manchester United, Paul Scholes, melontarkan kritik keras terhadap Bruno Fernandes lantaran sang kapten mempertanyakan taktik Michael Carrick secara terbuka setelah kekalahan telak dari Como di ajang Liga Champions. Scholes menilai sikap gelandang asal Portugal tersebut tidak dapat dimaafkan dan meragukan kepantasannya untuk tetap memegang ban kapten.

Gejolak internal ini bermula dari kekalahan memalukan Manchester United 1-4 saat bertandang ke markas Como. Usai laga, Fernandes meluapkan kekecewaannya dan mengkritik strategi tim pelatih yang tidak menerapkan skema man-to-man pressing, yang menurutnya justru memberi ruang dan rasa percaya diri bagi tim lawan.

Respons tegas diambil Carrick dengan mencoret nama Fernandes dari daftar skuad untuk pertandingan melawan Bournemouth pada akhir pekan.

Krisis ini terjadi di tengah keterpurukan Manchester United di posisi ke-16 klasemen Premier League—hanya selisih satu angka dari zona degradasi—menjelang pertandingan penting menghadapi Chelsea pada Sabtu mendatang.

Scholes: Fernandes Tak Lagi Layak Jadi Kapten

Saat berbicara dalam siaran podcast The Good, The Bad & The Football, Scholes menegaskan bahwa tindakan Fernandes menyampaikan kritik di depan publik merupakan kesalahan fatal yang merusak kepercayaan jajaran pelatih terhadap seorang pemimpin di lapangan.

Scholes bahkan menyarankan pemain berusia 32 tahun itu untuk hengkang dari sepak bola Eropa dan melanjutkan kariernya di Timur Tengah.

“Apa yang disampaikan Bruno Fernandes pekan lalu, menurut pandangan saya, sama sekali tidak bisa dimaafkan,” ujar Scholes.

“Bagaimana mungkin Bruno Fernandes masih bisa dipercaya mengenakan ban kapten di tim mana pun setelah ini? Menurut saya, ia sebaiknya meninggalkan sepak bola Eropa dan pindah saja ke Arab Saudi, pergi dari sini. Saya tidak yakin ada manajer atau staf pelatih yang bisa menaruh rasa percaya kepadanya lagi,” ia menambahkan.

Nicky Butt: Satu Wawancara Bisa Merusak Legacy

Mantan gelandang MU lainnya, Nicky Butt, yang juga hadir dalam podcast tersebut, turut menyayangkan keputusannya berucap di depan media. Meski mengakui kontribusi besar Fernandes bagi klub selama ini, Butt menilai satu sesi wawancara yang ceroboh bisa berpotensi merusak warisan (legacy) serta reputasi yang telah ia bangun di Old Trafford.